0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Peringkat Kedua Paling Tidak Disukai Warga Australia

dok.merdeka.com

PM Tony Abbott - Presiden Jokowi

Timlo.net – Survei Lowy Institute menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan pemimpin dunia paling tak disukai warga Australia. Presiden RI berada persis di belakang Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai tokoh yang tidak disukai warga Negeri itu.

Dalam survei yang dilansir di situs lowyinstitute.org, Rabu (17/6), 29 persen warga Australia mengaku tidak mengagumi Jokowi. Lebih jauh lagi, 42 persen responden menyatakan tidak kenal sosok pemimpin Republik Indonesia.

Survei ini sekaligus mencatat persepsi warga Australia terhadap negara tetangganya itu sedang dalam titik nadir. Jajak pendapat ini membahasakkannya dalam ukuran derajat celcius, tepatnya di posisi 46 derajat.

Warga Australia memandang negatif Indonesia lantaran eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dua pentolan jaringan penyelundup narkoba Bali Nine.

Melalui survei Lowy Institute ini, disebutkan 65 persen responden asal Australia mendesak Indonesia menghapuskan hukuman mati. Uniknya, 34 persen peserta survei tidak tahu bahwa Indonesia menerapkan sistem politik demokrasi.

Mayoritas warga Australia (87 persen) dalam survei ini sekaligus mendesak Indonesia lebih aktif membantu negara mereka menghalau imigran gelap.

Ini adalah jajak pendapat Lowy yang digelar untuk kali ke-11. Tujuannya mencaritahu persepsi warga Australia terhadap pelbagai isu politik luar negeri.

Selain pertanyaan mengenai hubungan dengan negara tetangga seperti Indonesia atau Papua Nugini, mayoritas responden merasa ancaman terbesar bagi Australia datang dari Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) serta Rusia. Dalam survei ini, terlihat 20 persen responden lebih khawatir pada ancaman terorisme.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge