0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menteri Indroyono Sebut Dwelling Time Sudah Sesuai Target

dok.merdeka.com

Presiden Jokowi saat berada di Tj Priok

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa dengan pembangunan waktu tunggu kontainer di pelabuhan (Dwelling Time) Tanjung Priok, Jakarta. Dwelling Time di pelabuhan itu dinilai tak sesuai target yang ditetapkan.

Jokowi kembali menebar ancaman, bakal memecat petugas lapangan sampai menteri yang bertanggung jawab soal ini.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengaku sudah punya solusi untuk mewujudkan keinginan presiden, target dwelling time maksimal 4,7 hari. Dia menyebut ada dua langkah yang bakal dijalankan.

Pertama, memperkuat sistem online pelayanan masyarakat. Kedua, mencari simpul perdagangan dan perhubungan di pelabuhan.

“Itu sebagai tindak lanjut kunjungan Pak Presiden” kata Indroyono, Kamis (18/6).

Penguatan sistem online dengan membuat website: dwelling.indonesiaport.co.id untuk mencatat data jejak bongkar muat di pelabuhan. Sehingga pencatatan lamanya bongkar muat di pelabuhan dan kemajuannya tercatat di situs itu.

Indroyono menambahkan, untuk permasalahan kedua, pemerintah bakal mempercepat proses perizinan di pelabuhan. Hal itu diyakini menjadikan sektor perdagangan bergerak cepat.

“Jadi mempercepat izin kaitannya perdagangan, kedua kaitannya paska dari bea cukai seperti pre custom, kedua bea cukai, lalu push custom, ini semua yang akan dilakukan,” terangnya.

Di tempat sama, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel meminta importir lebih mengutamakan pengurusan izin terlebih dulu sebelum barang tiba di pelabuhan. Sehingga menekan waktu bongkar muat.

“Kemendag akan mengimbau kepada pengusaha importir untuk mengurus izin sebelum kapal dibawa ke Indonesia,” terang Gobel.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge