0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Ancam Gerus Suara, KSB Perhatikan Dualisme PPP dan Golkar

dok.timlo.net/daryono
Deklarasi Koalisi Solo Bersama (KSB) (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Timbulnya dualisme kepengurusan Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Solo menjadi perhatian intens Koalisi Solo Bersama (KSB). Soliditas partai perlu dijaga agar suara enam parpol peserta KSB tidak tergerus.

“Kekhawatiran itu ada. Satu partai pun kami perhatikan. Jangan sampai enam partai ini tidak solid,” kata Sekretaris KSB, Supriyanto kepada wartawan, Kamis (18/6).

KSB merupakan koalisi enam parpol non PDIP yang dibentuk untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo akhir tahun ini. Enam parpol itu yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan PPP.

“Kami sudah siapkan antisipasi. Masing-masing partai harus mempertahankan perolehan suaranya,” terang Supriyanto.

Sejauh ini, Supriyanto mengklaim dualisme di Golkar maupun PPP belum berpengaruh pada kesolidan partai KSB. PPP misalnya, Arif Sahudi (Ketua DPD PPP Solo versi Romi) maupun Menik Wuryandari (Ketua DPC PPP Solo versi Djan Faridz) sama-sama sudah berkomitmen mendukung KSB. Begitu juga dengan Golkar, Ketua DPD II Partai Golkar Solo Atik Wahyuningsih (kubu Aburizal Bakrie) menyatakan Bandung (Ketua DPD II Golkar Solo versi Agung Laksono) juga menjadi bagian pemenangan desk Pilkada Golkar untuk memenangkan calon KSB.

Mengacu pada hasil perolehan suara pemilihan legislatif (Pileg) 2014, lanjut Supriyanto, jika digabung, suara enam parpol KSB sebanyak 110 ribu. Agar mampu mengalahkan PDIP, KSB memerlukan suara tambahan sebanyak 50-70 ribu suara di luar suara parpol KSB.

Menyadari hal itu, bulan ini, KSB bersama calon walikota Anung Indro Susanto menggelar roadshow ke parpol KSB. Roadshow itu bentuk konsolidasi tiap partai agar suara partai tidak tergerus. “Semua parpol sudah ada jadwalnya. Hanya PPP yang belum memberi jadwal,” ujarnya.

Sebelumnya, Menik menyatakan belum menentukan sikap terkait posisi PPP di KSB. Adapun Bandung menyatakan bakal mengevaluasi posisi Golkar di KSB.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge