0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengajuan Pangkalan Baru LPG 3 Kg Ditutup

dok.timlo.net/nanang rahadian
Operasi pasar LPG 3 kg (dok.timlo.net/nanang rahadian)
Karanganyar – Pemkab Karanganyar menutup sementara pengajuan baru pangkalan gas LPG 3 kg. Pasalnya saat ini, seluruh desa/kelurahan di Karanganyar sudah memiliki minimal satu pangkalan, untuk melayani kebutuhan gas melon di wilayahnya.
“Jumlah pangkalan yang ada di Bumi Intanpari saat ini sebanyak 1.490 unit, yang tersebar di 177 desa/kelurahan. Dan itu sangat mencukupi,” kata Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekomian Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar Farida, Kamis (18/6).

Farida mengatakan, dengan meratanya pangkalan di seluruh desa/kelurahan, Pemkab sementara menutup pengajuan pangkalan baru, meskipun banyak permohonan dari masyarakat.

“Sementara ditutup, karena barang yang akan didistribusikan kan terbatas. Alokasi harian LPG 3 kg di Karanganyar hanya 23.719 tabung,” jelasnya.

Apalagi, jumlah “gas melon” yang didistribusikan juga dibatasi maksimal 2.000 tabung per pangkalan. Pengajuan pangkalan baru, menurut Farida, alur birokrasinya cukup panjang dan tidak mudah. Berawal dari pengajuan permohonan dari calon pangkalan kepada agen, selanjutnya agen menyampaikannya ke Pertamina. Setelah itu, pihak Pertamina akan mengecek ke lapangan.

“Jika disetujui, selanjutnya agen dan pangkalan mendapatkan kontrak sebagai penyalur gas LPG. Kontrak itu lalu disampaikan ke pemerintah kabupaten setempat, untuk kemudian diterbitkan surat keputusan (SK) dari bupati,” terang Farida.

Farida mengatakan, tidak menutup kemungkinan ke depan akan dibuka lagi pengajuan pangkalan baru. Namun belum bisa dipastikan, kapan hal itu akan dilakukan.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge