0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usut Kasus Angeline, Siti Sapura Sering Diteror

Siti Sapura

merdeka.com

Siti Sapura

Timlo.net — Selama kabar Angeline hilang sejak Sabtu 16 Mei lalu, Siti Sapura paling gentol mengusut hilangnya bocah kelas 2 SD ini. Bahkan saat itu juga dirinya sudah teriak-teriak kepada polisi bahwa Angeline tidak hilang tetapi dihilangkan dengan sengaja.

Sejak saat itu, hingga ditemukannya jasad Angeline, Siti selaku pendamping hukum Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), kerap mendapat teror dan ancaman.

“Ya ada ancaman lewat telepon. Bahkan ada yang mengaku sebagai aparat polisi dan memaksa untuk ketemuan dengan saya,” tutur Siti, Rabu (16/6) di Legian Bali.

Bahkan soal dirinya mau digugat karena dianggap bicara tanpa fakta, Siti mengaku sangat siap.

“Silakan, tidak masalah. Semua orang berhak melaporkan apapun. Atau menggugat saya Silakan saja,” tantang Siti.

Ia mengaku tak gentar dengan gugatan hukum apapun yang akan dilayangkan kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompul.

“Saya siap. Nanti kita lihat apa yang akan digugat,” kata dia.

Hotma Sitompul mengaku akan meminta pertanggungjawaban lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atas berbagai pernyataannya di media selama ini mengenai kasus kematian Angeline.

“P2TP2A memberikan keterangan yang memojokkan klien kami tanpa didasari bukti dan fakta,” jelas Hotma di Mapolda Bali.

Lantaran hal itu, Hotma menegaskan secepatnya akan melayangkan gugatan kepada lembaga P2TP2A.

[ren]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge