0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menkumham : KPK Tidak Bisa Asal Main Sadap

dok.merdeka.com
Menkum HAM Yasonna Laoly (dok.merdeka.com)

Timlo.net — DPR mengusulkan revisi Undang-Undang KPK dimasukkan dan dibahas dalam Prolegnas 2015. Salah satu pokok bahasan dalam revisi UU KPK tersebut adalah mengenai penyadapan dan penuntutan yang selama ini dianggap sebagai upaya memperlemah KPK.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, jika berkaca pada negara-negara luar, terdapat mekanisme yang mengatur soal penyadapan. KPK tidak bisa seenaknya menyadap tanpa adanya pengawasan atau ijin dari hakim.

“Kalau melihat di negara-negara lain yang penting ada aturannya, ya. Kalau di negara lain, di Hongkong di mana-mana, dalam menetapkan penyadapan harus ada aturan. Kalau di negara lain ada yang melalui hakim, ada yang melalui tim apa gitu,” kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/6).

Yasonna menambahkan, KPK tidak bisa asal main sadap dalam bekerja. Sebab, hal itu dapat melanggar privasi seseorang dan melanggar hak asasi manusia.

“Jadi enggak bisa aku mau nyadap itu, terus main sadap aja itu enggak bisa. Karena ada di situ apa, privacy, hak individual, ada hak asasi, tapi seperti apa modelnya nanti kita sepakati. Tapi jangan belum-belum kita apriori, aku menunggu. Jadi kita harus atur, semua harus diatur dengan baik,” tandasnya.

[ren]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge