0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Kecurangan Pilkada, PPL Segera Dibentuk

dok.timlo.net/nanin
Kantor Panwaslu Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Mengantisipasi terjadinya kecurangan menjelang Pilkada 9 Desember, Panwaslu Boyolali mempercepat pembentukan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat desa. Menyusul, sudah munculnya calon independen.

“Kita bentuk lebih cepat, agar ikut mengawasi verifikasi faktual syarat dukungan calon independen,” ujar Ketua Panwaslu, Narko Nugroho, Rabu (17/6).

Pembentukan PPL sendiri akan dilakukan tanggal 5 Juli mendatang atau lebih awal dari aturan PKPU, yang baru akan dibentuk 23 Juni-6 Juli. Nantinya, PPL ini akan mengawasi verifikasi syarat dukungan independen yang dilakukan PPS.

“Ini juga karena ada masukan dimana ada indikasi permainan di tingkat bawah,” tambahnya.

Sementara itu meski baru masuk tahapan pra Pilkada, namun Panwaslu juga sudah melakukan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran. Hasil klarifikasi terhadap Camat Banyudono, Rita Puspitasari dan Kabag Umum Setda, Dahat Wilarso terkait kegiatan aliansi Kades dan perangkat desa yang meminta Bupati Seno Samodro maju kembali pada Pilkada Boyolali 2015, Panwaslu akhirnya membuat kesimpulan dan memberi Bupati rekomendasi.

“Kesimpulan kami, kegiatan tersebut ada, namun belum masuk ranah hukum Pemilu ,karena  Bupati Seno Samodro juga belum sebagai calon. Sehingga tidak bisa dijerat dengan UU Pemilu,” terang Taryono, anggota Panwaslu.

Meski begitu, pihaknya mengirimkan dua rekomendasi untuk bupati. Rekomendasi tersebut berisi, meminta supaya Bupati menghindari penggunaan fasilitas negara dan pelibatan aparatur pemerintahan termasuk Kades dan perangkat desa, dalam politik praktis.

“Kita juga buat surat edaran untuk aparatur negara agar tetap netral,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge