0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dualisme PPP Solo, Kubu Djan Fariz Temui Pimpinan KSB

Menik Wuryandari (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Dualisme kepengurusan Partai Persatuan Pembangungan (PPP) di pusat merembet ke daerah termasuk Solo. PPP Solo kubu Djan Faridz menemui pimpinan Koalisi Solo Bersama (KSB), Rabu (17/6) untuk menegaskan keabsahan kepengurusan mereka.

PPP Solo kubu Djaz Faridz diketuai oleh Menik Wuryandari dengan Sekretaris Ahmad Iskandar. Menik mengaku ditetapkan sebagai Ketua DPC PPP Solo pada Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Solo yang digelar 12 Mei 2015. Kepengurusan Menik kemudian diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah dengan nomor 33.16/KPTS/K/VI/2015 tertanggal 15 Juni 2015.

“Kami ke sini untuk memberitahu ke ketua KSB, di Solo sudah ada DPC PPP yang baru. Karena DPC PPP lama mengganti nama menjadi DPD versinya Pak Romi (Romahumurzy, Ketua Umum PPP versi Munas Surabaya —Red),” kata Menik kepada wartawan usai bertemu Ketua KSB, Umar Hasyim di gedung dewan.

Dengan pemberitahuan itu, Menik berharap, KSB kedepan sudah tidak lagi melibatkan Ketua DPC PPP Solo lama, Arif Sahudi, dalam setiap pengambilan keputusan menyangkut Pilkada. Terlebih, jika mengikuti alur koalisi di pusat, PPP kubu Djan Faridz berkoalisi dalam Koalisi Merah Putih. Sementara kubu Romi bergabung di Koalisi Indonesia Hebat.

“Rekan-rekan di KSB ini kan satu jalur dengan KMP,” katanya.

Menik menganggap kepengurusan PPP Solo di bawah Arif Sahudi telah melakukan pelanggaran karena mengubah nama DPC PPP menjadi DPD PPP. Padahal, di PPP tidak dikenal struktur bernama DPD. Karena pelanggaran itu, kepengurusan DPC PPP dibawah Arif sudah dibekukan dan tidak berhak lagi menggunakan segala sesuatu menyangkut PPP seperti atribut partai ataupun kelengkapan administrasi.

Lebih lanjut, Menik yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPC di kepengurusan Arif Sahudi ini mengklaim kepengurusannya didukung tokoh, ulama PPP dan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP di Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge