0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selain Razia, Polisi Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam

Solo — Sejumlah Polsek di Kota Solo makin meningkatkan razia penyakit masyarakat (Pekat) di tempat hiburan malam. Tak hanya razia semata, mereka juga memberikan sosialisasi terhadap pengusaha kafe dan hiburan supaya turut menghormati ibadah umat muslim tersebut.

“Selain razia, kami juga memberikan sosialisasi kepada mereka (pengusaha hiburan-red) supaya turut menjaga dan menghargai bulan suci Ramadhan,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Selasa (16/6) siang.

Selain mengumpulkan pemilik usaha hiburan, perwira berpangkat melati satu dipundak ini juga mengumpulkan seluruh lurah dan Petugas Pelindung Masyarakat (Linmas) se-Jebres supaya turut serta menjaga kesucian bulan suci.

“Jadi kita sinkronisasi seluruh perangkat, mulai dari pemilik usaha, lurah, kamtibmas dan perwakilan masyarakat (tokoh masyarakat-red),” ungkap Kapolsek.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Polsek Laweyan, Kapolsek Laweyan, Kompol Agung Nugroho mengatakan, dalam razia jelang Ramadhan ini pihaknya mengamankan sebanyak 32 botol miras disebuah rumah di Kawasan Sondakan, Laweyan. Diduga, miras yang dijual merupakan miras ilegal.

“Jelang dan saat Ramadhan, kami melakukan razia dan menyisir tempat hiburan malam. Kami ingin pastikan umat muslim dapat beribadah dengan khusyuk,” jelas Kapolsek.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge