0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPU Solo Janjikan Perbaikan Akses Difabel

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Solo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo siap melakukan sejumlah perbaikan menyangkut aksesibilitas difabel dalam penyelenggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang. Perbaikan yang akan diprioritaskan antaralain TPS ramah difabel dan penyediaan template surat suara.

“Kita butuh data. Kemarin TPS yang tidak ramah difabel mana saja. Jumlah seluruh difabel berapa. Jadi, harapan kita dari kegiatan ini ada rekomendasi untuk kita melakukan perbaikan,” kata Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo kepada wartawan disela Workshop Pendidikan Politik dan Pengawalan Teknis untuk Pilkada, Selasa (16/6) di Hotel Lampion, Solo.

Agus mengakui, dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden tahun lalu masih ada kekurangan terkait akses bagi pemilih difabel. Dalam hal template surat suara misalnya, meski sudah ada, template hanya bisa dipakai tidak lebih dari tiga orang di satu TPS. Jika dipakai lebih dari tiga orang, template sudah tidak lagi terbaca.

“Makanya akan kita kaji kembali, spesifikasinya seperti apa. Paling tidak sebelum pengadaan akan kita uji coba template. Difabelnya kita ajak ke perusahaan yang mencetak. Sehingga template itu bisa dipakai lebih dari tiga orang,” urainya.

Begitupun untuk TPS ramah difabel, KPU akan mengupayakan perbaikan. Namun demikian, KPU memerlukan data sebaran jumlah difabel dan TPS mana yang belum ramah difabel.

“Kalau TPS itu butuh papan sebagai akses difabel kursi roda ya akan kita sediakan. Makanya kita perlu data, TPS mana saja yang belum ramah difabel. Kalau bilik sempit kan bilik kita bisa dilebarkan. Untuk meja bilik ya akan kita rancang agar tidak terlalu tinggi,” jelas Agus.

Disinggung kemungkinan adanya TPS khusus bagi difabel, Agus memastikan tidak ada TPS khusus. TPS hanya didesain agar lebih mudah diakses difabel. Pilkada mendatang, KPU menyiapkan 981 TPS.

Sedangkan untuk pendataan, Agus mengungkapkan difabel bisa masuk di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sepanjang data itu memenuhi syarat.

“Di Solo, kemarin katanya ada 1.300 difabel. Cuman kita minta datanya itu betul valid sehingga bisa dimasukkan ke DPT,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge