0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali, Golkar Kubu Agung Tunggu KPU

dok.timlo.net/ist
Partai Golkar (dok.timlo.net/ist)

Boyolali — Dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Kabupaten Boyolali menimbulkan polemik. Hal ini berkaitan dengan pendaftaran calon bupati dalam Pilkada mendatang. DPD Partai Golkar Kubu Agung Laksono, masih menunggu ketetapan dari KPU.

“Kita masih tunggu ketetapan dari KPU pusat, apakah jatuh ke Kubu Agung Laksono (AL) atau Aburizal Bakri (ARB),” ujar Ketua DPD Partai Golkar Boyolali versi AL, Sutomo, Selasa (16/6).

Dijelaskan, bila nanti penetapan yang sah jatuh pada kubu ARB tidak menutup kemungkinan pihaknya akan bergabung. Begitu juga sebaliknya, bila penetapan jatuh ke AL, maka pihaknya akan mengajak kubu ARB untuk bergabung. Sutomo menegaskan, hal tersebut bukan berarti pihaknya plin-plan. Namun, hal itu dilakukan untuk menjaga Golkar tetap menjadi partai yang besar.

”Kita ingin tunjukkan kalau di daerah tidak ada perpecahan, saya sampai saat ini masih terus melakukan komunikasi dengan Pak Fuadi,” katanya.

Adanya dualimes kepemimpinan, dijelaskan hal itu hanya imbas dari konflik di pusat. Pihaknya tidak bergabung dengan kubu ARB untuk mengantisipasi bila penetapan KPU jatuh ke kubu AL. Meski begitu, pihaknya menyakini bila keputusan KPU akan jatuh ke kubu AL. Sebab, kepengurusan kubu AL sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Kubu AL juga sudah mendapatkan amanat dari Mahkamah Partai,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge