0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tradisi Sambut Ramadan

Padusan Digelar 2 Hari, Target 30 Ribu Pengunjung

dok.timlo.net/nanin
Prosesi siraman sebagai tanda dimulainya tradisi padusan menjelang puasa di Pengging, Banyudono (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tradisi padusan menjelang Puasa di Kabupaten Boyolali digelar selama dua hari di obyek wisata Pengging, Banyudono dan Tlatar, Boyolali Kota. Target pengunjung di dua obyek wisata tersebut adalah 30 ribu.

“Optimis bisa mencapai target, meski pihak swasta juga mengelar padusan,” ujar Kepala Disbudpar Boyolali, Mulyono Santoso, Selasa (16/6).

Untuk tradisi padusan di obyek wisata Pengging, diawali dengan ritual siraman Mas dan Mbak Boyolali di Umbul Siraman Dalem atau Ngabeyan. Ritual tersebut menandai dimulainya padusan selama dua hari. Dijelaskan, tradisi
padusan juga untuk nguri- uri kebudayaan luhur. Selain itu juga menggugah semangat masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramdan, sekaligus pemberitahuan datangnya bulan suci.

“Kita padukan dengan pariwisata,” imbuhnya.

Panitia Padusan Pengging, Dhedha mengungkapkan, kegiatan padusan digelar selama dua hari dengan target pengunjung 7.000 orang. Sedangkan tiket masuk dipathok sebesar Rp 6.000/ orang. Pengunjung juga mendapatkan bonus dari sponsor.

Untuk pengamanan di pemandian, pihaknya juga menjalin koordinasi dengan tim SAR Boyolali. Mereka bertugas memantau kegiatan di tiga pemandian di Komplek Pemandian Tirtomarto yaitu, Umbul Ngabeyan, Penganten dan Umbul Dhudha.

Padusan sendiri tidak hanya digelar di Pengging dan Tlatar, namun juga disejumlah umbul. Seperti Umbul Sungsang,Umbul Kendat,Banyudono dan Umbul Langse, Nepen,Teras.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge