0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Batasan-batasan Kinerja Tim Pengawas Intelijen

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pro kontra wacana pembentukan Tim Pengawas Intelijen terus bergulir. Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq menjelaskan, nantinya Tim Pengawas Intelijen tidak akan bisa bekerja secara mendalam. Pasalnya kerja Badan Intelejen Negara (BIN) bersifat rahasia.

“Kalau ada hal-hal yang perlu diawasi secara khusus, maka tim pengawas ini bisa melakukan fungsi itu,” kata Mahfudz, Selasa (16/6).

Jika nantinya suatu operasi intelijen terindikasi menyalahgunakan kekuasaan atau kewenangan, maka Tim Pengawas Intelijen bisa bekerja melakukan investigasi.

“Tetapi investigasi ini dilakukan secara tertutup dengan menjaga seluruh kerahasiaan informasi, data dari proses penyelidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, tim pengawas ini ada karena amanat Undang-undang Intelijen. Undang-undang intelijen tersebut telah disahkan pada 2011.

“Tim pengawas ini sesuai dengan undang-undang peraturan DPR yang sudah disahkan. Dia melakukan pengawasan khusus terhadap pelaksanaan tugas kewenangan BIN,” tuturnya.

Sedangkan anggota yang menjadi Tim Pengawas Intelijen akan dipilih oleh pimpinan fraksi masing-masing. Namun pimpinan fraksi tersebut harus mengacu pada persyaratan yang diberikan oleh Komisi I DPR.

“Rapat intern hari ini kami juga akan menyampaikan komisi I, permintaan kepada fraksi-fraksi untuk mengirim satu anggota yang akan ditugaskan di tim pengawas intelijen DPR,” tuturnya.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge