0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Karanganyar Dapat Rp 2.000 dari Grojogan Sewu

dok.timlo.net/nanang rahadian
Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan PT Duta Indoensia Jaya akhinya menyepakati perjanjian bagi hasil mengenai pengelolaan Objek Wisata Alam Grojogan Sewu. Dalam kesepakatan itu Pemkab Karanganyar berhak mendapat Rp 2000 per karcis masuk.

“Pertemuan yang dilakukan Pemkab Karanganyar, PT Duta Indonesia Jaya dan juga Kementerian Kehutanan menyepakati sistem bagi hasil di Grojogan Sewu,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (16/6).
.
Bagi hasil sebesar itu, kata Bupati, dinilai sudah cukup layak dan tidak memberatkan PT Duta Indonesia Jaya sebagai pengelola obyek wisata yang berada di lereng gunung lawu tersebut. Selain itu dengan sistem bagi hasil, pemkab bisa ikut menikmati uang yang dihasilkan dari obyek wisata itu, yang sebelumnya hanya disetorkan untuk pemerintah pusat saja.

“Sistem bagi hasil sebesar itu. Saya rasa cukup elegan dan nantinya bisa dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Meski sudah menyepakati sistem bagi hasil, pihaknya mengaku tetap akan mengupayakan perubahan Status Obyek Wisata Alam Grojogan Sewu itu menjadi Taman Hutan Rakyat (Tahura). Pasalnya jika berubah status menjadi Tahura, Pemkab bisa mengelola penuh tempat wisata itu dan bisa digunakan untuk mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karanganyar di tahun-tahun mendatang.

“Kemungkinan dekat status peralihan menjadi Tahura segera kita dapatkan, untuk sementara ini kita lakukan sistem bagi hasil terlebih dahulu dengan pengelola,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge