0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sosok Mendiang Douglas Scarborough, Ayah Angkat Angeline

dok.merdeka.com

Douglas Bruce Scarborough

Timlo.net – Dugaan motif pembagian warisan dibalik kasus pembunuhan Angeline semakin santer dibicarakan. Almarhum ayah angkat Angeline, Douglas Bruce Scarborough, dikabarkan sangat menyayangi gadis cilik itu.

“Sangat sayang, Angeline dirawat dengan baik,” kata kerabat dekat Margriet CH Megawe, Mikel, kemarin.

Angeline mendapat kasih sayang sedemikian dalam sebelum pria warga negara asing itu meninggal dunia. Namun, setelah ayah angkatnya meninggal, Mikel enggan berkomentar lagi lebih jauh.

Mikel juga mengaku sangat sayang terhadap Angeline. Belum lama ini, dia mengaku berkunjung ke Bali, dan mengajak Angeline bermain.

“Saya gendong dia. Sekarang saya sedih, merasa kehilangan,” kata Mikel.

Mikel menambahkan, ayah angkatnya juga sangat menyayangi Angeline. Namun dia enggan berkomentar setelah ayah angkat Angeline meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Margiet CH Megawe sendiri tercatat sebagai warga RT 8 RW 4, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan pondok Melati, Kota Bekasi. Dalam Kartu Keluarga terdapat tiga orang, antara lain Margriet dan anaknya Cristina Telly, kemudian Angeline sebagai family lain.

Ketua RT setempat membenarkan, bahkan Margriet baru saja mengurus E-KTP seumur hidup. Setelah jadi, KTP langsung ia serahkan.

Ayah angkat Angeline disebut-sebut mewarisi harta kekayaan cukup banyak. Saking sayangnya, Angeline disebutkan mendapat jatah yang paling banyak. Bahkan nilainya disebut-sebut mencapai 60 persen. 40 persen lainnya untuk keluarga Margriet yang memiliki dua anak.

Namun ketika menyambangi rumah yang pernah ditinggali Margriet dan Angeline semasa bayi, para penghuninya yang masih kerabat dekat Margriet enggan berkomentar.

“Kami masih bersedih, mohon maaf,” kata Aji salah satu kerabat dekatnya.

Dugaan Angeline dibunuh soal warisan, semakin mencuat. Terlebih lagi ayah angkat Angeline yang disebut-sebut warga negara Amerika ini seorang juragan minyak.

Douglas Bruce Scarborough menikahi Margriet pada tahun 1986 dan sekitar tahun 2006 menetap di Bali dari Jakarta. Sebelum tinggal di Sedap Malam, Douglas dan Margriet bersama anaknya Christina tinggal Canggu.

Sumber menyebutkan kalau Douglas ini seorang bos tambang minyak. Dan dipercaya sebagai GM di PT SVI Sistem Vibro Indonesia (SVI) yang beralamat di Cilandak, Jakarta.

“Pastinya, saat wafat Douglas meninggalkan warisan yang banyak,” papar sumber ini di Denpasar Bali.

Ali Sadikin SH selaku kuasa hukum Margriet, menyebutkan bahwa Douglas adalah suami kedua kliennya. Suami pertama adalah Wenlis yang juga warga Amerika.

“Dengan Douglas ibu Margriet dinikahi pada tahun 1986,” ucap Sadikin di Mapolda Bali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali yang dikonfirmasi soal besarnya harta yang ditinggalkan Douglas saat meninggal, mengaku tidak tahu.

“Semua masih ada dalam proses pemeriksaan. Tunggu saja,” tutupnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge