0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prajurit Kopassus Harus Mampu Jadi Panutan

dok.timlo.net/achmad khalik
Aqua Dwipayana saat memotivasi ratusan anggota Kopassus di Gedung Bhirawa Yudha Kopassus Grup-2 Kandang Menjangan Kartasura, Sukoharjo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Sukoharjo — Komunikasi yang baik dinilai sebagai langkah ampuh dalam memperkuat sinergitas antar institusi TNI-Polri. Dengan dibangunkan komunikasi yang intens antar dua institusi ini, tak ada hal yang tidak mungkin untuk memperkuat bangsa dan negara.

Hal tersebut dipaparkan motivator Aqua Dwipayana di hadapan ratusan anggota Kopassus beserta istri dalam kegiatan motivasi yang digelar di Gedung Bhirawa Yudha Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (16/6) siang.

“Dengan komunikasi yang baik, bukan hal yang tak mungkin untuk membangun negara Indonesia yang kuat,” terang Aqua Dwipayana.

Pria yang juga dikenal sebagai pakar komunikasi ini mengungkapkan, prajurit harus mampu menjadi manusia yang kredibel, dapat memegang komitmen serta menjunjung tinggi Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI. Jika hal ini dapat dipegang secara teguh, maka citra Kopassus yang belakangan hari ini digerus dengan isu negatif pasti mampu bangkit ke tingkat kejayaan.

“Dengan ini, pasti prajurit Kopassus dapat mampu menjadi panutan seluruh pasukan. Tak hanya di Indonesia, bahkan di dunia,” terang Aqua.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut, juga menayangkan sejumlah video motivasi untuk memupuk jiwa pantang menyerahh anggota Kopassus. Dalam video yang ditayangkan, nampak seorang anak cacat yang tidak pernah menyerah dalam menggapai cita-citanya. Ia terus berusaha, berlatih serta tak kenal menyerah hingga akhirnya berhasil menggapai cita-citanya tersebut.

Sementara, Dangrup-2 Kopassus, Kolonel Inf Rafael Granada Baay dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan yang mengusung tema “Dengan Komunikasi mewujudkan Sinergitas Kopassus dan Pihak Eksternal” ini para anggota dapat meneruskan motto yang telah dicanangkan oleh Danjen Kopassus Meyjend TNI Doni Monardo yakni 3S (Senyum, Sapa dan Salaman).

“Anggota Kopassus harus mampu berkomunikasi dengan baik, baik di tingkat internal maupun eksternal. Sehingga, kesan yang sangar dapat dikikis dengan kesan ramah kita saat ini,” kata Kolonel Rafael Granada Baay.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge