0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menanti Keputusan Sidang Isbat 1 Ramadan

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Sidang isbat penentuan 1 Ramadan digelar Selasa (16/6). Kemungkinan besar jatuhnya awal bulan puasa pada 17 Juni atau 18 Juni.

Di beberapa negara, situasi tidak jauh beda. Otoritas ulama di Amerika Serikat hingga Arab Saudi sudah mulai mengamati penampakan bulan baru, alias hilal, yang jadi acuan utama kalender komariyah.

Berdasarkan rangkuman International Business Times akhir pekan lalu, hanya Dubai, sebagai negara di Teluk, yang memprediksi 19 Juni sebagai permulaan puasa. Sedangkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, serta Turki menyatakan kemungkinan bulan suci Ramadan dimulai 18 Juni.

Situasi agak berbeda terjadi di Eropa. Otoritas ulama Inggris memprediksi Ramadan dimulai pada 18 Juni. Sementara ulama Amerika Serikat, yang juga memakai metode hisab, sudah menetapkan sejak jauh-jauh hari bahwa puasa di benuanya akan dimulai 17 Juni.

Sedangkan di Indonesia, penentuan awal Ramadan kadang menimbulkan friksi. Situasi tahun ini belum muncul tanda-tanda perbedaan signifikan antar organisasi massa. Pekan lalu Muhammadiyah menyatakan Ramadan pada 2015, dimulai pada 18 Juni.

Dirjen Bimas Islam Machasin mengatakan, sidang isbat penentuan 1 Ramadan akan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB. Sidang tersebut akan diawali dengan pemaparan dari Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1436 Hijriah.

Menurut Machasin adapun proses sidang isbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan di seluruh Indonesia. “Sidangnya tertutup. Hasilnya disampaikan secara terbuka,” tandas dia.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge