0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Ramadan, Harga Gula dan Cabe Mulai Naik

Pedagang cabe di pasar tradisional (Timlo.net - Setyo)

Solo – Pemerintah Kota Solo akan terus memantau harga kebutuhan pokok (Sembako) di pasaran selama bulan Ramadan. Untuk menjaga agar kebutuhan tetap aman, operasi pasar pun siap untuk dilakukan.

“Namun meskipun saat ini ada beberapa komoditas sudah ada yang naik akibat lonjakan permintaan jelang Ramadan, saya kira itu masih dalam tahap yang wajar dan belum perlu untuk melakukan operasi pasar,” ujar Wakil Walikota Solo, Ahmad Purnomo saat melakukan evaluasi Sidak pasar yang dilakukan Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID), Senin (15/6).

Dijelaskan, naiknya harga beberapa kebutuhan pokok menjelang Ramadan kali ini karena dipengaruhi oleh gejolak ekonomi nasional serta naiknya harga BBM beberapa waktu yang lalu sehingga mempengaruhi biaya distribusi.

“Yang diperlukan sekarang ini adalah menjaga agar stok barang di wilayah Solo tetap aman, sehingga masyarakat tidak perlu takut akan ada kelangkaan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, yang juga merangkap sebagai KetuaTPID Solo, Ismet Inono. Menurutnya, jika sejak awal sudah mampu dipetakan persedian dan kebutuhan, maka akan memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan.

“Pola konsumsi masyarakat saat Ramadan sekarang ini memang perlu disikapi agar ke depan antara kebutuhan dan permintaan bisa tetap terkendali,” ungkapnya.

Sementara itu dari Sidak yang dilakukan di Pasar Gede, Pasar Legi dan Pasar Jongke, beberapa komoditas yang sudah mulai merangkak naik diantaranya cabe merah, dari minggu lalu Rp 24.500/Kg, sekarang naik menjadi Rp 28.500/Kg, cabe rawit dari Rp 15.333/Kg menjadi Rp 18.000/Kg, gula pasir dari Rp 11.333/Kg naik menjadi Rp 12.067`Kg, minyak goreng Rp 16.167/Kg menjadi Rp 16.333/Kg.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge