0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pastikan Hasil Lab Beras Plastik, Polisi libatkan Sejumlah Universitas

dok.merdeka.com
Dugaan beras imitasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Penyelidikan kasus beras sintetis berbahan plastik terus berlanjut. Polisi melakukan uji lab ke sejumlah universitas untuk memastikan hasil sampel diduga beras plastik. Sebab selama ini, hasil uji lab milik pemerintah dengan pihak swasta berbeda.

“Beras plastik sudah jelas, bahwa hasil pemeriksaan enam laboratorium mengatakan bahwa itu negatif,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Senin (15/6).

Hasil yang menyatakan positif, kata dia, hanya milik PT Sucofindo, Cibitung. Karena itu, menurut jenderal bintang empat ini, penyidik akan mendalami perbedaan tersebut.

“Kami dalami, apakah ada kekeliruan atau ada unsur kesengajaan,” kata dia.

Menurut dia, penyidikan bukan mengarah kepada berasnya, tapi di balik pengumuman yang positif tersebut. Apakah ada kelalaian atau ada kesalahan prosedur atau mungkin karena kesengajaan.

“Kalau ada kesengajaan tentu kita akan ungkap apa motivasinya,” kata Badrodin.

Jika ditemukan kesalahan dan motif lain terkait pengumuman positif tersebut, ujar Badrodin, pihaknya akan mengkaji lebih dulu bentuk pelanggarannya.

“(Sanksi) Nanti kita lihat dulu pelanggaran apa yang dibuat,” katanya.

Seperti diketahui, kasus beras plastik sempat ramai. Dewi Septiani (29), penjual nasi uduk dan bubur ayam itu melaporkan temuan dugaan beras berbahaya.

Sedangkan, hasil Laboratorium Sucofindo membuktikan bahwa ada tiga kandungan kimia. Antara lain BBP (Benzyil butyl phtalate ), DEHP (bis (2-ethylexyl phatalate)), DINP (Diisionyl Phatalate). Kandungan itu biasa dipakai untuk pembuatan pipa, kabel, dan lainnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge