0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nasionalisme Bukan Semangat Anti Asing

Dr Isharyanto (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pengajar Hukum Tata Negara, Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan, Dr Isharyanto menyatakan, nasionalisme bukan semangat anti asing, sesuatu yang juga melawan arus jaman globalisasi.

“Pemerintah harus merepresentasikan nasionalisme dalam kebijakan konkret dan laku politik,” jelas Isharyanto saat berbicara tentang “Kebesaran Masa Lalu dan Gagasan Pejuang Bangsa Tentang Nasionalisme”, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (15/6).

Bangsa Indonesia, menurut Isharyanto, mesti terus menerus mencanangkan dan membangkitkan semangat nasionalisme di tengah hiruk pikuk persoalan kebangsaan yang semakin akut. Indonesia terbentuk sebagai suatu
bangsa yang di dalamnya terdapat keragaman budaya, agama, bahasa, adat istiadat, ras dan lain sebagainya.

“Namun dengan heterogenitas itu, bangsa Indonesia mampu menguinifikasi semua elemen bangsa dalam kesedaran fundamental Bhineka Tunggal Ika,” jelas Isharyanto.

Ungkapan integrasi nasional ‘bersatu kita teguh bercerai kita runtuh’, kata Isharyanto, merupakan ungkapan yang sangat baik untuk memandang keragaman kebangsaan Indonesia, sehingga keutuhan sebuah peradaban Indonesia tetap dipertahankan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge