0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Ikan Vampir Buat Penduduk Desa di Alaska Ketakutan

Ikan Lamprey

Dok: Timlo.net/Mirror.co.uk

Ikan Lamprey

Timlo.net—Ikan-ikan vampir raksasa misterius berjatuhan dari langit minggu lalu dan membuat penduduk di sebuah kota kecil di Alaska ketakutan. Ikan-ikan Artic lampreys dengan lima baris gigi tajam ini terlihat berjatuhan di kebun, jalan dan bahkan tempat parkir di Fairbanks, Alaska, Amerika Serikat (AS).

Ikan-ikan ini, tidak dijual di wilayah itu dan tidak ditemukan di sungai-sungai yang ada di sekitar kota. Karena itu, saat ikan-ikan bergigi mirip vampir ini tiba-tiba berjatuhan dari langit, para penduduk ketakutan. Mereka menamai ikan-ikan aneh ini dengan nama “ikan vampir” atau “ikan monster”.

Lamprey menggunakan barisan gigi tajam mereka untuk menusuk ikan lain sebelum akhirnya menggunakan lidah mereka untuk menghisap darah dan cairan mangsa. Kebanyakan ikan yang jatuh dari langit ini mati karena luka yang parah, tapi beberapa ikan selamat. Seorang pemilik toko segera mengamankan seekor ikan lamprey yang masih hidup. Dia menemukan ikan ini di sekitar tempat parkir mobilnya dengna ukuran sekitar 38,1 cm. Dia lantas menempatkan ikan ini di sebuah ember air.

Seorang juru bicara dari Alaskan Department of Fish and Game berkata: “Minggu jlalu kami menerima telepon tentang arctic lamprey ditemukan di lokasi-lokasi yang aneh. Toko Vallue Village lokal menemukan seekor ikan lamprey yang masih hidup di tempat parkir mereka dan menaruhnya di sebuah ember. Warga lain menelpon dan menemukan satu ikan halaman rumputnya. Total ada 4 lamprey ditemukan. Bagaimana hal ini terjadi?”

Menurut situs berita Alaska, NewsMiner, arctic lamprey memiliki siklus hidup anadromous (migrasi) seperti salmon. Mereka lahir di tepi sungai berlumpur, di mana mereka hidup selama beberapa tahun. Lalu mereka berpindah ke laut dan kembali ke air tawar untuk bertelur.

Alaskan Department of Fish and Game berkata mereka menemukan jawaban kenapa ikan vampir ini berjatuhan dari langit. “Jawabannya mungkin karena burung-burung camar. Burung-burung ini membawa ikan-ikan di Sungai Chena dengan paruh mereka dan lalu menjatuhkan ikan-ikan ini saat terbang,” kata seorang juru bicara.

“Coba lihat baik-baik bekas luka dan memar. Bekas-bekas ini ada di kedua sisi ikan-ikan ini. Bukti bahwa mereka dijepit dalam paruh burung camar,” terang juru bicara itu.

Sumber: Mirror.co.uk

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge