0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dibongkar, Candi Sukuh Tetap Buka

dok.timlo.net/nanang rahadian
Candi Sukuh sedang direnovasi (dok.timlo.net/nanang rahadian)
Karanganyar — Akses pengunjung Candi Sukuh dibatasi selama pemugaran candi yang berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso tersebut. Mereka hanya bisa mengakses ke halaman, di mana terdapat sejumlah arca namun pengunjung tidak bisa mengakses candi utama yang sedang dibongkar.
“Pengunjung hanya bisa melihatnya dari luar pagar batas karena candi dikelilingi perancah dari bambu di sekelilingnya,” kata Kasi Pelestarian Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng Gutomo, kemarin.

Tim pemugaran situs cagar budaya peninggalan abad 15 Masehi telah memasang tanda peringatan bertuliskan “Dilarang Melewati Pagar Batas Selain Petugas – Prohibited Passing Boundary Fence” di pagar, untuk mencegah pengunjung masuk.

“Hanya saja, aksesnya dibatasi. Tidak bisa naik ke candi utama, karena akan dibongkar. Ini untuk mengantisipasi, agar proses pemugaran tidak terganggu,” katanya.Sengaja Tim Pemugaran tidak menutup total areal Candi Sukuh, agar kegiatan pariwisata tidak terganggu. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat aktivitas pemugaran yang berlangsung.“Pengunjung justru bisa belajar, seperti apa pemugaran candi dilakukan. Ada sisi edukasi yang didapat, dengan melihat kegiatan pemugaran. Tidak hanya masyarakat umum, peneliti sejarah juga bisa belajar, seperti apa struktur dan konstruksi candi ini, bagaimana cara melepas batu candi, cara membersihkannya, dan sebagainya,” tuturnya.

Gutomo menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan ke instansi terkait, mengenai pelaksanaan pemugaran Candi Sukuh. Tujuannya, agar hal itu bisa disosialisasikan ke wisatawan. Sehingga sebelum mengunjungi objek wisata tersebut, masyarakat bisa tahu, bahwa kegiatan pemugaran sedang berlangsung dan tidak semua bagian candi bisa diakses.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge