0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Oknum Penganiaya di Karaoke Bima Bertambah

merdeka.com
Ilustrasi penganiayaan (merdeka.com)

Solo — Oknum anggota Grup-2 Kopassus yang terlibat perkelahian dengan anggota TNI AU di Karaoke Bima, Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (31/5) lalu kembali bertambah. Kali ini, Denpom IV/4 Solo kembali memeriksa dua anggota Kopassus yang kuat dugaan ikut serta dalam bentrokan tersebut.

“Sejauh ini sudah mencapai sembilan tersangka,” kata Dandenpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono saat dihubungi Timlo.net, Minggu (14/6) siang.

Disinggung penambahan tersangka tersebut, perwira berpangkat melati dua di pundak ini menuturkan, penetapan telah dilakukan sejak dua hari kemarin. Sebelumnya, pihaknya telah menetapkan sebanyak tujuh tersangka yang semuanya merupakan oknum anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo.

“Pastinya masih akan berkembang terus sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Denpom gabungan se-Kodam Jateng,” jelasnya.

Terkait inisial dua tersangka baru ini, Dandenpom masih enggan untuk membeberkan ke pihak media.

Sebelumnya diberitakan, tujuh oknum Kopassus tersangka penganiayaan anggota TNI AU terancam 12 tahun penjara. Mereka adalah Serda Y, Serda G, Pratu D, Pratu L, Serda AA, dan Prada JML.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge