0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantai Sembukan, Menikmati Angin Laut Sekaligus Ngalap Berkah

Pantai Sembukan

timlo.net/tarmuji

Pantai Sembukan

Wonogiri – Kota Gaplek atau Wonogiri merupakan satu-satunya wilayah kabupaten di eks-karesidenan Surakarta yang memiliki pantai. Bahkan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia yang sering disebut laut selatan Jawa. Tepatnya berada di wilayah Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.

Letaknya sekitar 60 kilometer dari Kota Wonogiri ke arah selatan. Jika dengan kendaraan pribadi, dapat ditempuh sekitar dua jam. Saat mendatangi lokasi ini, suasana pantai masih terlihat alami. Angin laut yang semilir terasa segar. Sementara dari kejauhan terlihat sebuah bukit menjorok ke laut, menambah keindahan pantai.

Lantaran keindahannya ini, pantai ini sering didatangi para wisatawan. Baik dari kawasan Wonogiri maupun dari luar Wonogiri. Tak jarang para pejabat teras Wonogiri sering mendatangi lokasi ini hanya sekedar melepas penat.

“Tidak hanya ketenangan batin saja yang kita dapat. Dengan keasrian alam di sana, kita mendapatkan ide atau petunjuk dalam mengembangkan ide dan trik-trik jitu dalam berkampanye,” jelas salah satu anggota DPRD Wonogiri ini yang enggan disebut namanya.

Selain terkenal dengan keindahannya, Pantai Sembukan terkenal dengan wisata ritual. Bahkan warga setempat membuat tempat khusus bagi pengunjung yang akan melaksanakan ritual tersebut. Di sebuah bukut yang menjorok ke laut, terdapat sebuah bangunan yang sering didatangi para wisatawan.

Di sudut ruangan, terlihat tumpukan dupa yang telah dibakar. Sehingga saat memasuki lokasi tersebut, tercium bau angin laut bercampur wangi dupa. Sisi selatan tidak terdapat penghalang apapun. Praktis mata pengunjung akan disuguhi laut selatan dengan ombak yang bergulung-gulung.

Para pengunjung menyakini dengan melakukan ritual di Pantai Sembukan, mendapatkan petunjuk, kedamaian bahkan berkah. Konon, Pantai Sembukan merupakan pintu dimensi alam gaib menuju gerbang kerajaan gaib penguasa laut selatan. Sebab Pantai Sembukan salah satu wilayah kekuasaan kekuasan Ratu Pantai Selatan.

Jaman simbah-simbah rumiyin, asring nglampahi larung sesaji (jaman leluhur dulu, sering melakukan buang sesaji di laut-Red),” ungkap Sukini, sesepuh warga desa setempat saat ditemui di kediamannya.

Pantai Sembukan, kata dia, sering menjadi langganan para pejabat baik Wonogiri maupun luar Wonogiri ngalap berkah. Mereka yang datang hanya untuk bermeditasi, dan tirakatan di waktu tertentu.

Menurut Sukini, ritual ini sering dijumpai disaat-saat bulan Muharam dalam penanggalan Jawa disebut bulan Suro, warga ataupun pengunjung yang masih meyakini, melarung atau membuang pakaian dengan harapan mendapatkan berkah.

Nggih kersane gangsar angsale pados sandang pangan, diluari gudo sengkolone (Ya, maunya lancar yang mencari rejeki, dihindarkan dari segala macam marabahaya-Red),” katanya.

Sukini menambahkan, pengunjung wisata ritual ini bakal membludak setiap menjelang pemilihan. Baik pemilihan kepala desa, pemilihan anggota legislatif, pemilihan bupati, pemilihan gubernur, hingga pemilihan presiden. Terbukti beberapa waktu lalu banyak pejabat yang mendatangi lokasi ini untuk ngalap berkah.

Sedan-sedan sae, nopo malih menawi mriki niku sami rombongan, Mas (Mobil – mobil mewah, apalagi jika yang datang kesini beramai-ramai, Mas – Red),” tandasnya.

 

Pantai Sembukan, Kecamatan Paranggupito

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge