0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BI: Bule Bekerja di Indonesia Harus Digaji Pakai Rupiah

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Bank Indonesia (BI) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bank Indonesia No. 17/11/DSKP terkait kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Aturan ini sudah mulai berlaku pada 1 Juni 2015.

Dalam aturan ini, seluruh transaksi di dalam negeri baik tunai maupun non tunai diwajibkan menggunakan Rupiah. Hal ini juga mencakup pembayaran gaji untuk para ekspatriat atau Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di dalam negeri.

“Iya benar (ekspatriat diwajibkan digaji dengan Rupiah). Sementara tidak ada pengecualian,” ucap Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Peter Jacobs ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Sabtu (13/6).

Namun, lanjut Peter, kebijakan itu tidak berlaku bagi bule yang bekerja sebagai tenaga ahli di Indonesia. Selain itu, bule yang melakukan perjanjian kerja di luar negeri namun bekerja di Indonesia juga boleh digaji dengan mata uang asing.

“Tetapi kalau ada karakteristik tentu bisa mengajukan pengecualian di BI untuk dipertimbangkan. Pengecualian itu akan diberikan setelah persetujuan BI. Tapi kalau recruitment dalam negeri, pekerja asing wajib digaji dengan Rupiah,” tuturnya.

Meski demikian, Peter belum dapat memberikan contoh pengecualian yang akan diberikan oleh pihaknya. “Belum ada contoh, tapi kami buka kemungkinan kalau diperlukan,” tandasnya. [idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge