0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penumpang Arus Mudik Lebaran Dipredikasi Naik 5-7 Persen

Ilustrasi Mudik Lebaran

merdeka.com

Ilustrasi Mudik Lebaran

Timlo.net — Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memprediksi angka kenaikan penumpang baik di laut, darat dan udara akan meningkat sebanyak antara 5 persen sampai 7 persen.

“Untuk prediksi di laut, kira-kira akan naik penumpangnya sebanyak 3 persen. Untuk darat dan udara kalau angkutan jalan atau darat intinya berkurang sebanyak 5 persen,” tegas Jonan di Dermaga Samudera I, Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah Jumat (12/6).

Jonan berharap, para penumpang yang semula menggunakan jasa angkutan darat berpindah kereta api.

“Mudah-mudahan darat ini pindahnya ke kereta api. Kalau angkutan udara naik 2 persen hampir mendekati 3 persen itu pindahnya ke kapal,” ujarnya.

Jika para penumpang berpindah ke transportasi darat pribadi seperti sepeda motor dan mobil pribadi maka angkutan darat akan naik penumpangnya 5 persen sampai 7 persen.

Untuk menghadapi arus mudik lebaran nanti, pihak Kemenhub sudah berkoordinasi dengan lembaga instansi terkait seperti; Korlantas Mabes Polri dan Kementrian Pekerjaan Umum (PU). Sekaligus awal ramadhan atau puasa akan bertemu dengan gubernur se-Indonesia terkait kesiapan menjelang lebaran.

“Kami juga sudah koordinasi dengan korlantas, PU. Nanti mungkin awal puasa mengundang bapak-bapak gubernur untuk konsolidasi,” paparnya.

Termasuk upaya menekan angka kecelakaan dengan melakukan persiapan-persiapan secara matang menjelang arus mudik lebaran.

“Untuk menekan angka kecelakaan maka persiapanya harus lebih baik. Ada memang beberapa usulan misalnya kalau kendaraan pribadi itu apa mau dibatasi kilometernya misalnya platnya B, boleh sampai Semarang saja dan lain sebagainya. Tentunya disiplin semua anggota masyarakat juga khan,” jelasnya.

Untuk angkutan laut, Jonan menyatakan Kemenhub sudah bekerjasama dengan TNI dengan cara meminta bantuan dua kapal. Yang nantinya untuk mengangkut para pemudik sepeda motor sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan dan kepadatan di darat.

“Kesiapanya lebaran kalau yang laut sama dengan yang tahun lalu. Perbedaanya TNI akan meminjamkan dua kapalnya kalau yang tahun lalu cuman satu kapal. Kalau nggak salah KRI Banda Aceh dan KRI Banjarmasin,” tuturnya.

Jonan menambahkan, Kemenhub juga saat arus mudik lebaran akan mengoperasikan tiga kapal penyebrangan di Merak-Bakaheuni.

“Juga kalau di Merak-Bakahuni akan dioperasikan tiga kapal penyebrangan yang kapasitasnya 5.000 Gross Ton (GT). Itu saja,” tandasnya.

[war]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge