0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa SD di Solo Doakan Angeline

dok.timlo.net/achmad khalik
Siswa SD di Solo gelar aksi keprihatinan atas dibunuhnya Angeline (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sejumlah siswa SD di Kota Solo mengungkapkan keprihatinan mereka atas peristiwa pembunuhan keji yang menimpa bocah cantik, Angeline di Denpasar, Bali beberapa waktu lalu. Mereka memanjatkan doa serta memasang pita hitam dilengan sebagai simbolisasi keprihatinan mendalam bagi bocah kelas 2 SD tersebut.

“Kami turut prihatin dengan peristiwa pembunuhan yang menimpa Angeline,” terang Bungsu Ratih Puspitarini, salah seorang pembina siswa saat ditanyai wartawan di kawasan Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jumat (12/6).

Dengan digelarnya aksi tersebut, kata Ratih, pihaknya berharap supaya arwah Angeline dapat tenang. Sementara tersangka pembunuhan dapat dihukum seberat-beratnya.

“Pembunuhan disertai penganiayaan terhadap anak kecil merupakan hal yang sangat kejam. Harapannya, tersangka dapat dihukum seberat-beratnya supaya tidak terjadi kembali perintiwa seperti ini,” katanya.

Sementara, salah seorang siswa, Monica (8) mengaku, sangat miris mengetahui hal tersebut. Dirinya berharap, supaya kekerasan terhadap anak tidak menimpa dirinya beserta teman-teman seumurannya.

“Takut jika terjadi kekerasan seperti itu,” terangnya lugu.

Diberitakan sebelumnya, Angeline ditemukan tak bernyawa terkubur di kandang ayam yang berada di sekitar rumah ibu angkatnya, Margareta. Sebelum jenazah ditemukan, Angeline sempat dikabarkan menghilang. Namun, saat polisi melakukan penelusuran dengan anjing pelacak akhirnya jasad Angeline ditemukan terkubur di pekarangan rumah tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge