0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tunjangan Pensiun PNS, TNI/Polri Resmi Naik

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Tunjangan pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri resmi dinaikkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani PP Nomor 34 Tahun 2015 tentang Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan Purnawirawan, Warakawuri/Duda, Tunjangan Anak Yatim/Piatu, Anak Yatim Piatu, dan Tunjangan Orang Tua Anggota TNI.

Dalam aturan tersebut, pensiun pokok yang semula batas terendahnya ada di bawah Rp 1.562.200 kini menjadi paling rendah Rp 1.562.200 dan paling tinggi Rp 2.114.700.

Adapun tunjangan pokok warakawuri/duda anggota TNI/Polri yang meninggal dunia biasa untuk Golongan I/Tamtama adalah Rp 1.173.900. Tunjangan untuk anak yatim/piatu anggota TNI/Polri Golongan I/Tamtama sebesar Rp 200.300 – Rp 282.000.

Tunjangan untuk anak yatim/piatu anggota TNI/Polri Golongan I/Tamtama yang meninggal bukan karena dinas Rp 450.000 – Rp 634.400. Tunjangan orang tua anggota TNI/Polri Golongan I/Tamtama yang meninggal karena dinas Rp Rp 391.300 – Rp 704.900.

“Bagi Purnawirawan yang menerima pensiun karena cacat tetap diberikan tunjangan cacat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 3 PP No. 34 Tahun 2015 dan PP No. 35 tahun 2015 itu seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet di Jakarta, Jumat (12/6).

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pembayaran pensiun pokok Purnawirawan, Warakawuri/Duda, tunjangan Anak Yatim/Piatu, Anak Yatim Piatu, dan Tunjangan Orang Tua anggota TNI/Polri, menurut PP tersebut, akan diatur dengan Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan.

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 10 PP No. 34 Tahun 2015 dan PP No. 35 Tahun 2015.
[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge