0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asyik Nyabu, Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap Polisi

merdeka.com
Ilustrasi Narkoba (merdeka.com)

Timlo.net — Petugas Kepolisian Polres Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, menangkap seorang pelajar SMA dan seorang mahasiswa saat pesta narkoba jenis sabu-sabu.

“Lokasi penangkapan di salah satu rumah warga di Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang,” kata Kasat Narkoba Polres Sampang AKP Arief Kurniady di Sampang, dikutip dari Antara, Kamis (11/6).

Pelajar SMA yang tertangkap petugas berpesta barang haram jenis narkoba itu berinisial SR, sedangkan temannya yang merupakan mahasiswa berinisial AR. Keduanya asal Kabupaten Sumenep.

Arief menjelaskan, penangkapan kedua orang itu berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada petugas kepolisian Polres Sampang yang menyebutkan, bahwa ada warga yang saat itu sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu.

Polisi selanjutnya menindak lanjuti laporan itu dengan menerjunkan tim intelijen dan tim narkoba ke lokasi dimaksud sebagaimana yang disampaikan dalam bentuk pesan singkat (SMS) itu.

“Ternyata, hasil penyelidikan petugas memang benar ada pesta narkoba,” katanya.

Selain menangkap kedua orang tersebut, petugas juga mengamankan seperangkat alat hisap narkoba jenis sabu-sabu, satu poket narkoba sebanyak 0,56 gram, satu pipet yang berisi sabu-sabu, satu kompor sabu, satu botol berisi alkohol 90 persen putih, dan satu telepon seluler merk Nokia.

Menurut Arief, penangkapan kedua tersangka pengguna narkoba itu pada 10 Juni 2015 sekitar pukul 15.45 WIB. Kedua tersangka itu mengaku, sudah 10 kali melakukan perbuatan di tempat yang sama dengan rekan rekanya.

“Kami yakin pesta narkoba yang dilakukan pelajar dan mahasiswa itu, bersama teman-teman lainnya. Makanya, kami terus berupaya melakukan pengembangan penyidikan, terkait kasus ini,” katanya menjelaskan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 112 ayat 1 Subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.

“Kedua tersangka itu juga terjerat denda minimal Rp 800 juta,” kata Arief.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge