0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menpan-RB Kagumi UPTPK dan BPTPM

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

timlo.net/agung widodo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi (baju putih) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani (kiri) saat kunjungan kerja di Sragen, Kamis (11/6).

Sragen – Menteri Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi memberikan apresiasi luar biasa kepada Kabupaten Sragen. Menteri menilai, Sragen memiliki segudang prestasi di bidang pelayanan publik. Penghargaan itu tidak saja tingkat nasional, tapi juga internasional.

“Kehadiran kami di sini untuk memberikan penghargaan dan apresiasi dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Sragen yang memiliki berbagai macam inovasi-inovasi untuk melakukan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Yuddy Chrisnandi, usai meninjau Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) dan Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen, Kamis (11/6).

Salah satu prestasi tersebut, kata Menpan, adlah diperolehnya penghargaan dari pemerintah pusat yang diserhkan langsung oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla dalam Musrenbang Pusat beberapa waktu lalu. Di mana Sragen termasuk 10 besar peringkat tertinggi dari ribuan pelayanan publik di Indonesia yang dilombakan.

“Oleh karena itu kami memberikan apresiasi yang salah satunya adalah UPTPK, suatu unit  yang tidak dimiliki oleh derah-daerah lainnya di Indonesia. Sejak UPTPK dibentuk tiga tahun lalu, berhasil  meningkatkan IPM, Indek Pembangunan Manusia, dari peringkat 24 ke peringkat 12,” jelas Menpan-RB didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani.

Menurut Yuddy, selain UPTPK, pelayanan terpadu  yang dimiliki Sragen adalah BPTPM, yang telah berkali-kali juga memperoleh penghargan dari pemerintah pusat.

“Di BPTPM ini seluruh perijinan oleh msyarakat atau pengusaha untuk  menggerakkan roda ekonomi tidak perlu datang ke berbagai dinas atau kantor yang berbeda-beda, tapi cukup  satu tempat, satu pintu, semua urusan sudah bisa diselesaikan. Ini khan suatu terobosan yang luar biasa,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge