0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KONI Wonogiri Diminta Kembalikan Dana Hibah 2014

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)
Wonogiri — Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) langsung melakukan kordinasi dengan Bupati Wonogiri. Tak hanya itu, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) akan melayangkan surat kepada KONI Wonogiri terkait pengembalian dana hibah KONI 2014.
“Dana hibah yang harus dikembalikan KONI sebesar Rp 239.871 juta,” ungkap Kepala Disbudparpora Wonogiri, Sentot Sujarwoko, Kamis (11/6).

Dikatakan, hasil temuan BPK itu saat ini masih dibahas di tingkat legislatif atau DPRD dimana salah satu temuan BPK yakni anggaran KONI 2014 senilai Rp 750 juta. Hasilnya legislatif dan eksekutif sepakat membuat pakta integritas untuk menindaklanjuti rekomendasi temuan BPK. Pihaknya pun sepenuhnya menyerahkan kepada bupati selaku kepala daerah.

“Selaku SKPD terkait yang menangani dana hibah tidak akan lepas tangan,” katanya.

Dikatakan, rekomendasi BPK yakni agar dana hibah KONI 2014 senilai Rp 204 juta tidak ada Surat Pertangungjawaban (SPj) dikembalikan. Tidak hanya itu, dana senilai Rp 35,871 juta yang tidak terpakai juga harus dikembalikan ke kas daerah. Sentot mengaku prihatin dengan ditetapkannya Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Wonogiri, Ma’ruf Iranto sebagai tersangka dana hibah KONI 2014 oleh Kejari Wonogiri.

“Harusnya ini jadi bahan evaluasi, dan khusus KONI saya harap segera melantik ketua baru agar roda organisasi tetap berjalan,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge