0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

29 Panti Pijat Ilegal Disegel Petugas

Panti pijat di Pekanbaru disegel polisi

merdeka.com

Panti pijat di Pekanbaru disegel polisi

Timlo.net – Sekitar 29 panti pijat di Perumahan Jundul Lama, disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Pekanbaru bersama petugas kepolisian dan aparat TNI AD. Seluruh penghuni diperintahkan keluar dan tak boleh kembali ke lokasi tersebut.

Penyegelan dilakukan pada Rabu (10/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas memasang garis polisi dan menempelkan stiker sebagai tanda bahwa tempat tersebut ditutup dan dilarang beroperasi.

Penyegelan tersebut menyita perhatian warga sekitar. Sebab, menurut sebagian warga, tempat-tempat terlarang ini sudah lama beroperasi dan sudah turun temurun berlangsung.

“Baguslah disegel. Selama ini kami juga resah. Tuh kayak yang di pojok, udah hampir delapan tahun beraktivitas. Malahan ada yang meninggal karena AIDS,” kata salah satu warga disana.

Operasi ini dipimpin langsung Kepala Satpol PP Julfami. Menurut dia, panti pijat ini melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum.

“Aktifitas panti ini juga melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2006 tentang pajak hiburan, Perda Nomor 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial, dan Perda Nomor 8 tahun 2012 tentang retribusi ijin gangguan,” ujar Julfahmi.

Dalam penertiban ini, petugas menemukan masih ada satu lokasi panti pijat yang masih beroperasi. Petugas berusaha mendesak pemilik usaha untuk membuka pintu.

“Aksi ini mendapat perlawanan, karena yang bersangkutan enggan membukakan pintu. Terpaksa dilakukan penyegelan meski ada penghuni di dalam rumah tersebut,” tandas Julfahmi.

[gil]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge