0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aduh, Panwascam Dilantik, Anggaran Belum Cair

Pelantikan Anggota Panwascam Sragen di Pendopo Somanegaran, Rabu (10/6).

timlo.net/agung widodo

Pelantikan Anggota Panwascam Sragen di Pendopo Somanegaran, Rabu (10/6).

Sragen – Sampai saat pelantikan 60 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Sragen, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) belum bisa dicairkan. Padahal, Panwaslu Sragen sendiri telah mengajukan anggaran untuk dana operasional Panwaslu, Panwascam, Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada awal Mei lalu sejak dibentuknya Panwaslu. Selain Sragen, masih ada 12 kabupaten/kota di Jawa Tengah  yang pada Desember mendatang melaksanakan Pilbup, juga mengalami nasib sama

“Jadi memang sampai sekarang yang sudah jadi itu hanya ada 9 kabupaten kota. Sedangkan yang 12 kabupaten belum jalan, termasuk Sragen ini rekeningnya juga belum jadi,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo saat ditemui wartawan usai Pelantikan 60 Anggota Panwascam di Pendopo Somanegaran, Rabu (10/6).

Dari informasi yang dia terima, anggaran Pilbup untuk Sragen saat ini baru proses register di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Setelah rekening dinyatakan jadi oleh Kemenkeu, selanjutnya Panwaslu berkoordinasi dengan Pemkab Sragen agar anggaran bisa dicairkan.

Teguh mengakui terlaambatnya pencairan NPHD itu memang mempengaruhi kerja dari Panwaslu. Lantaran untuk dana operasional selama ini masih ditalangi oleh Panwaslu dengan dna pinjaman.

“Karena sebenarnya biaya  itu sudah ditentukan sejak Mei lalu. Akhirnya mereka harus patungan sendiri untuk melakukan rekruitmen dan pelantikan Panwascm,” kata Teguh.

Sementara itu Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menyatakan telah menandatangani NPHD sesuai dengan permintaan Panwaslu. Dia meminta agar semua bersabar lantran saat ini sedang dalam proses pencairan.

“Sudah saya tandatangani, tinggal nunggu proses pencairan. Semua yang diajukan Panwas saya acc semua. Katanya ada yang kurang, ya nanti di perubahan (APBD Perubhan, Red) bisa ditambahkan lagi. Ngono waelah, ora usah angel-angel,” katanya.

Ketua Panwaslu Sragen, Slamet Basuki menambahkan, untuk operasional mulai Panwaslu hingga PPL ditambah dengan honor pengawas TPS pihaknya mengajukan  anggaran sebesar Rp 2,830 Miliar untuk NPHD tahap 1 dan Rp 1,64 Miliar, sehingga  total anggaran operasional Panwas untuk Pilbu sebesar Rp 3,894 Miliar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge