0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemudik Tak Perlu Khawatir Kehabisan BBM

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tidak perlu khawatir selama dalam perjalanan. PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik aman dari kelangkaan.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Persero Ahmad Bambang mengatakan, kenaikan penggunaan BBM jenis Premium sekitar 18 persen dari hari biasa, 76.258 kilo liter (KL) menjadi 89.817 KL. Sedangkan, Avtur naik sekitar 10 persen, dari 11.534 KL menjadi 12.701 KL.

Untuk LPG kenaikan penggunaan kemungkinan terjadi sebesar 4 persen dari rata-rata penggunaan normal, dari 19.793 MT menjadi 20.517 MT. BBM jenis Solar malah terjadi penurunan dari hari normal. Penurunan terjadi sebesar 11 persen, 37.228 KL menjadi 33.250 KL.

“Pertamina terus menjaga stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan LPG. Upaya ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM dan LPG,” ujarnya, Rabu (10/6).

Dia menambahkan untuk BBM jenis Premium stok cukup hingga 19 hari, Solar 22 hari, Avtur 26 hari, Pertamax 26 hari, Pertamax Plus 37 hari dan LPG 17 hari. Ahmad menjelaskan, stok ini ada karena pihaknya selalu melakukan stock build up.

“Pertamina telah membentuk Posko Satuan Tugas untuk pemantauan tersedianya BBM dan LPG serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen di Kantor Pusat dan setiap kantor Region Pertamina,” jelasnya.

Adapun, langkah-langkah lain yang disiapkan oleh Pertamina dalam menjamin kelancaran distribusi BBM dan LPG meliputi monitoring stok BBM di sepanjang jalur mudik utama, yaitu jalur Pantura, Tengah dan Selatan Jawa, di Banyuwangi untuk penyeberangan menuju Bali dan Merak menuju Sumatera.

“Selain itu, switching tangki timbun di Terminal dan SPBU untuk antisipasi lonjakan permintaan Premium dan Pertamax yang diikuti dengan penambahan atau switching mobil tangki ke Premium,” kata Ahmad.

“Pertamina juga menyiapkan mobil tangki stand by di 23 titik SPBU Jabar, Banten dan Jateng, serta 7 titik SPBU di Jatim dan skid tank di titik SPBE yang berada di jalur rawan kemacetan total, serta menyediakan 117 titik SPBU transit khusus sepeda motor,” lanjutnya.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge