0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditunjuk Panglima TNI Baru, Gatot Nurmantyo: Mohon Doa Restu

dok.merdeka.com
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Panglima TNI baru mengantikan Jenderal Moeldoko yang akan pensiun pada bulan Agustus mendatang. Presiden Jokowi pun sudah memberikan surat pengajuan calon Panglima TNI baru kepada DPR RI.

Gatot tak berkomentar banyak soal penunjukan dirinya menjadi calon Panglima TNI. Dia hanya mengucapkan terima kasih dan meminta doa kepada semua pihak agar seluruhnya berjalan lancar.

“Terima kasih, mohon doa restunya,” kata Gatot, Selasa (9/6).

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebutkan dalam suratnya, Jokowi hanya memberikan satu nama kepada DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI. Dia adalah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Gatot Nurmantyo.

“(Dalam surat) Atas namanya saya liat, saya liat copy-nya sepintas. Pak Gatot Nurmantyo,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/6).

Fahri menjelaskan dalam surat yang baru saja diterima oleh DPR sore tadi itu, tidak dituliskan alasan dari Jokowi memilih Gatot sebagai calon Panglima TNI. Namun, ia enggan berspekulasi di balik pemilihan Gatot ada motif politik di dalamnya.

Padahal, menurut tradisi, seharusnya Panglima TNI pengganti Moeldoko yakni Kasau Marsekal Agus Supriatna.

“Kami tak menuduh presiden ada motif politik di dalamnya. Tapi yang kita harapkan presiden ada penjelasan lebih spesifik. Misalnya kalau presiden bilang hak prerogatif, ya itu biasa saja. Tapi bagaimanapun merubah kebiasaan itu ada satu penjelasan,” kata dia.

[eko]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge