0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipugar, Candi Sukuh Dipasang Perancah

timlo.net/nanang rahadian
BAngunan utama Candi Sukuh yang akan dibongkar (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Tim Pemugaran Candi Sukuh, mulai memasang perancah atau struktur untuk memudahkan pekerja dalam proses pemugaran, di sekeliling bangunan. Lonjoran bambu petung dengan ukuran tertentu, disusun sedemikian rupa di sekeliling candi oleh sejumlah pekerja.

“Perancah sudah terpasang di sisi utara, selatan dan timur candi. Sedangkan sisi barat, yang sekaligus tangga menuju puncak candi, belum terpasang,” kata Pengawas Lapangan dari Tim Pemugaran Candi Sukuh Sangadi.

‪Sangadi menambahkan, penutupan akses candi akan dilakukan setelah sisi barat bangunan dipasangi perancah. Penutupannya hanya sebatas pengunjung tak bisa mengakses sampai ke bagian atas candi. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama proses pemugaran.

“Kalau untuk masuk ke pelataran candi, masih bisa. Yang tidak bisa naik ke atas candi, karena ditutup untuk pemugaran itu,” tuturnya.

‪Dikatakannya, proses pembuatan perancah molor dari jadwal awal yakni pertengahan Juni. Kendalanya, rekanan kesulitan menyuplai bambu sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Dari 250 batang bambu yang dibutuhkan, hingga pertengahan Mei lalu baru tersedia 40 batang.

‪”Medan menuju candi yang menanjak curam, juga menyulitkan proses pengiriman bambu ke lokasi,” jelasnya.

‪Sangadi mengatakan, jenis bambu yang digunakan untuk perancah adalah petung. Ukurannya pun harus mengikuti spesifikasi yang ditentukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

‪”Yang jelas, diameter bambunya cukup besar. Jadi kuat. Soalnya kan nanti diinjak-injak saat menurunkan batu-batu candi yang berat. Kalau bambunya tidak kuat, bisa patah kena beban yang berat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge