0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kaset Mengaji Sangat Berjasa Bagi Yusuf Mansyur

Yusuf Mansur (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Dewan Masjid Indonesia bakal melarang memutar kaset mengaji Alquran di masjid-masjid. Larangan kontroversial ini diklaim sudah dirumuskan di Dewan Masjid.

Dai kondang, Yusuf Mansyur, angkat bicara terkait rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia berencana melarang pemutaran kaset mengaji Alquran di masjid-masjid. Ia meminta maaf jika suara mengaji yang diperdengarkan dari masjid dianggap mengganggu.

Yusuf teringat masa kecilnya yang selalu mendengar kaset orang mengaji yang diputar di masjid dekat rumahnya. Kaset itu diperdengarkan menjelang salat subuh, maghrib, dan salat Jumat.

Yusuf Mansyur menjelaskan, berkat suara kaset orang mengaji tersebut, dirinya bisa seperti sekarang ini, menjadi seorang ustaz. Ketika usianya masih delapan tahun, ia bercita-cita ingin suaranya mengaji dapat direkam dan didengarkan seluruh orang Indonesia.

“Lalu dengan izin Allah, saya ada di posisi sekarang ini. Suara saya didengar Indonesia. Bahkan dunia. Dan tidak banyak yang tahu bahwa saya jadi begini, sebab kaset Muammar ZA yang diputar di masjid. Sedang saya tidak tahu sampai dengan sekarang, siapa yang sebenarnya nyetel kaset itu,” tutur Yusuf Mansyur, Selasa (9/6).

Lebih lanjut, ustaz asal Jakarta ini mengaku berhutang budi kepada speaker masjid dan marbod (petugas masjid) yang memutar kaset orang mengaji. Suara kaset mengaji dari masjid telah merubah dirinya berproses hingga seperti sekarang.

“Saya, dengan segala lantunan Alquran saya, berhutang pada speaker masjid, kaset-kaset ngaji yang di-broadcast dari masjid dan para penyetelnya,” ujarnya.

[amn]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge