0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

MUI Respon Larangan Putar Kaset Ngaji di Masjid

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Dewan Masjid Indonesia bakal melarang memutar kaset mengaji Alquran di masjid-masjid. Larangan kontroversial ini diklaim sudah dirumuskan di Dewan Masjid.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan respon permintaan fatwa baru dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang juga selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. MUI takut di hari mendatang permasalahan polusi suara akan menjadi biang konflik di masyarakat.

“Kita harus bahas, jangan sampai jadi sumber konflik. Ya memang ada yang nyaman ada yang tidak nyaman. Yang nyaman mungkin yang merasa senang kalau mendengar suara AlQuran. Ada yang merasa terganggu, ada yang tidak,” kata Wakil Ketua Umum dan Ketua Bidang Fatwa MUI, KH Maaruf Amin, Senin (8/6).

Di sisi lain pembuatan fatwa memang bisa dipercepat, akan tetapi menjadwalkan pembahasan tidak bisa dalam waktu dekat. Pasalnya saat ini agenda MUI masih padat.

“Ini kan baru muncul tadi. Fatwa tidak bisa mendadak, harus lewat kajian dan mencari dasar hukumnya dulu. Nanti kita akan bahas tapi tidak sekarang,” tuturnya.

JK meminta kepada MUI agar segera diberikan fatwa terkait pahala mengaji menggunakan kaset. Biasanya permintaan menfatwakan sesuatu bisa muncul dari publik, kemudian MUI akan mengagendakan untuk dibahas. Harus terlebih dahulu ada upaya mendalami pengkajian, disampaikan ke komisi agar rancangan kesimpulan mengenai fatwa bisa dibahas.

Sesudah dikaji lama, tinggal dinilai MUI daerah dan beberapa pondok pesantren. Apakah masalah yang sudah ada kesimpulan sementara itu bisa disetujui atau muncul masukan lain.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge