0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Praperadilan Novel Berjalan Alot

dok.merdeka.com
Novel Baswedan (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sidang praperadilan kasus penahanan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, diwarnai perdebatan. Dahmi Wirda, hakim yang memimpin sidang kasus praperadilan menyarankan agar permohonan praperadilan dicabut.

Perdebatan dimulai saat kuasa hukum Novel yang diwakili oleh Johanes Gea dan Pratiwi membacakan permohonannya setelah ada beberapa perbaikan yang sebelumnya sempat disebutkan pada Senin (8/6) kemarin. Usai permohonan itu dibacakan, pihak termohon yang diwakili Kepala Biro Bantuan Hukum Divisi Hukum Polri, Brigjen Pol Ricky HP Sitohang, mengajukan keberatan terkait adanya permasalahan di tanggal serta isi permohonan yang berubah.

“Ini pertama tanggalnya 9 Juni 2015, sementara yang sebelumnya masuk ini kan 11 Mei 2015. Jadi yang mana ini? Nanti kan ini berpengaruh yang mana yang akan kami jawab nantinya?” kata Ricky di ruang sidang 6 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/6).

Hakim Dahmi kemudian menanyakan pada pihak Novel selaku pemohon atas keberatan tersebut dan pemohon pun tetap pada perbaikannya meski ada beberapa perbaikan yang dibacakan. Kemudian hakim pun menyarankan agar permohonan praperadilan tersebut dicabut lebih dulu untuk nantinya diajukan kembali. Hakim mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan termasuk prinsipil.

“Ini perubahan 4 paragraf sudah termasuk permintaan, jadi kan prinsipil. Saya sarankan untuk dicabut dulu saja. Memang perbedaannya hanya secara umum tapi ini prinsip. Kalau perbaikan mungkin hanya halamannya atau kata-kata yang salah tulis atau bagaimana,” kata Dahmi.

“Kami sarankan sebaiknya dicabut. Kalau saudara masih ngotot untuk melanjutkan, keberatan dari pihak termohon akan kami catat dan biar nanti diputuskan oleh pengadilan,” lanjut Dahmi.

Meski begitu pemohon tetap pada pendiriannya untuk memperbaiki kembali permohonannya, hakim pun memberi waktu 10 menit untuk diskors.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge