0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK : Tidak Ada Rekaman Maupun Penyadapan

Johan Budi

merdeka.com

Johan Budi

Timlo.net — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak mengetahui dan memiliki rekaman berisi kriminalisasi dan ancaman kepada lembaga antirasuah ini. Padahal mantan penyidik KPK Novel Baswedan dalam sidang uji materi pasal 32 ayat 2 UU KPK di Mahkamah Konstitusi mengaku memiliki rekaman tersebut.

“Tidak ada rekaman maupun penyadapan terkait masalah itu. Kalaupun ada bukan berdasarkan perintah lembaga tetapi inisiatif perorangan,” kata Pelaksana Tugas KPK Johan Budi SP saat jumpa pers di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Senin (8/6).

Selanjutnya, Johan menegaskan merekam dan menyadap harus berdasarkan prosedur dan terlebih dahulu melapor kepada pimpinan. Pihaknya telah mengecek dan menyimpulkan rekaman berisi kriminalisasi KPK tidak ada.

“Kalau ada, terangkan siapa yang mau mengkriminalisasi KPK. Antar siapa dengan siapa. Menjadi ramai pemberitaan seakan KPK tidak mau kasih,” kata Johan Budi menjelaskan kepada para wartawan.

Sebelumnya, kata Johan, Novel Baswedan menceritakan tentang peristiwa penyadapan percakapan telepon seluler Susno Duadji terlibat pencairan dana dari nasabah Bank Century, Boedi Sampoerna. Atas hal itu, kepolisian menetapkan Chandra Hamzah dan Bibit S Riyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh Anggodo Widjojo pada 2009. Karena melakukan penyadapan yang tidak sesuai dengan prosedur.

“Novel cerita tentang kasus cicak vs buaya yang berlanjut sampai ke Mahkamah Konstitusi,” tandas Alumnus Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini.

Namun, Johan menyatakan akan mempersiapkan dan mempelajari apabila MK membutuhkan rekaman milik KPK.

[tyo]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge