0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Blue Safir dan Kecubung Jumbo, Dikagumi Pengunjung Pameran

Blue Safir dan Kecubung Jumbo koleksi Begug Poernomosidi

timlo.net/tarmuji

Blue Safir dan Kecubung Jumbo koleksi Begug Poernomosidi

Wonogiri — Sebanyak 1.202 bilah keris berbagai jaman, dan berbagai ukuran batu mulia dari segala jenis, menghiasi sudut ruangan kediaman budayawan sekaligus mantan bupati Wonogiri di Jalan A Yani 41, Wonokarto, Wonogiri. Pameran ini menandai dibukanya Padepokan HM Soeharto di Wonogiri.

“Keris pusaka ini terdiri mulai jaman Bethok Budha hingga pusaka Tindih Ngarsa Dalem SISKS Pakubuwono,” ujar Begug Poernomosidi, Senin (8/6).

Menurutnya, keris-keris tersebut merupakan koleksi pribadinya. Acara ini selain memperingati Haul Soeharto, dia berharap mampu memecahkan rekor MURI.

“Ini dapat dijadikan media pembelajaran bagi pelajar, agar lebih mencintai budaya Jawa, dan free alias gratis,” katanya.

Dikatakan, batu mulia yang dipamerkan berupa batu mulia jenis Giok Aceh dengan berat lebih dari satu kwintal. Batu Jesper Panca Warna yang diperkirakan memiliki berat lebih dari dua kwintal. Ditempatkan di depan pintu masuk berdampingan dengan keris dengan tinggi hampir dua meter. Serta masih banyak lagi bongkahan-bongkahan batu mulia lainnya.

Tak hanya itu saja, lanjut Begug, ratusan buah batu mulia koleksinya turut serta dipamerkan.

“Ga usah tanya-tanya harganya yang jelas batu-batu ini milik saya,” jelas mantan Bupati Wonogiri yang bergelar Ki Suro Agul-Agul ini sembari tertawa.

Sementara itu, Iwan (29) warga Wonogiri salah satu pengunjung pameran mengaku kagum dengan salah satu batu mulia koleksi mantan bupati Wonogiri yang senang disapa Ki Bodronoyo ini. Yakni dua buah batu mulia berjenis Blue Safir dan kecubung dengan ukuran jumbo lengkap dengan ikat emban terbuat dari emas.

“Ukurannya yang sangat besar yang menarik Mas, apalagi harga Blue Safir ini pasti mahal,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge