0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali, Dirut PDAM Maju Calon Independen?

Kantor KPUD Boyolali (dok.timlo.net/nanain)

Boyolali — Hingga saat ini, baru satu tokoh yang melakukan konsultasi untuk maju dalam Pilkada melalui jalur independen. Yaitu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Boyolali, Cahyo Sumarso. Cahyo sendiri juga diketahui menjadi salah satu Bacalon yang diajukan ke PDIP.

“Beberapa hari lalu sudah ke sini, melakukan konsultasi,” ucap anggota KPU Boyolali. Ali fachrudin, Senin (8/6).

Dijelaskan, Cahyo datang ke KPU Boyolali ditemui langsung Ketua KPU Siswadi Sapto, terkait persyaratan dan pengisian berbagai formulir sebagai syarat untuk maju sebagai calon independen. Namun, kedatangan Cahyo, diakui masih sebatas konsultasi saja. Pasalnya, pengajuan persyaratan dukungan pasangan calon independen tanggal 11-15 Juni. Sedang proses verifikasi tanggal 11-18 Juni.

“Masih sebatas konsultasi,mungkin saat ini sedang mengumpulkan dukungan,” imbuhnya.

Terkait posisi Cahyo yang masih menjabat sebagai Dirut di BUMD, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari jabatanya saat melakukan pendaftaran. Hal itu, sesuai dalam aturan terbaru UU Pilkada No. 8 tahun
2015. Berisi, pejabat publik, TNI/Polri, BUMN/BUMD, PNS, ataupun kepala daerah yang ingin maju dan ditetapkan sebagai calon dalam pemilu, maka ia harus mundur dari jabatannya.

“Kalau dulu kan bisa cuti, tapi sekarang harus mundur,” ujarnya.

Selain itu, bila persyaratan dukungan bakal pasangan calon independen sudah diverifikasi administrasi dan factual, yang bersangkutan sudah tidak boleh dicalonkan oleh parpol. Begitu juga bila mundur, maka akan dikenai denda Rp 10 miliar.

“Persyaratan surat pengunduran diri dan serah terima surat pengunduran diri dari atasannya, paling lambat kita terima tanggal 26 Juli saat pendaftaran pasangan calon,” tambahnya.

Untuk pasangan calon independen, harus  mengumpulkan syarat dukungan sebanyak 7,5 persen dari jumlah penduduk Boyolali, atau sekitar 73 ribu. Dukungan ini berbentuk copian kartu identitas dan disertai surat pernyataan yang diketahui dan ditandatangani oleh Kades. Untuk sebaran dukungan di 10 kecamatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge