0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Mabuk, Pemotor Nabrak Warung dan Tewas

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Diduga karena mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk, Herry Bertus JC (40), seorang guru olahraga tewas di tempat, setelah sepeda motor dikendarainya menabrak sebuah warung. Peristiwa ini terjadi di Jalan Seram Karma, Dusun Galiran Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Minggu (7/6) petang.

Informasi dihimpun, Herry saat itu sedang mengendarai sepeda motor Yamaha tipe R-25 berwarna hitam berpelat nomor DK 2055 YC dengan kecepatan tinggi. Diduga dia usai menenggak minuman beralkohol. Saat memasuki sebuah tikungan, dia diduga kehilangan kendali. Alhasil, sepeda motornya menabrak sebuah tugu pura di seberang jalan, tepat di depan warung. Sementara Herry melayang dan menghantam tembok hingga masuk ke dalam warung.

“Darah ada di mana-mana di dalam warung. Semuanya hancur,” kata si pemilik warung, Wenten, di Singaraja, Bali, Minggu (7/6).

Akibat kejadian itu, Wenten mengaku mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Kapolres Buleleng, AKBP Kurniadi, membenarkan telah terjadi kasus kecelakaan lalu lintas tunggal menewaskan satu orang.

Kurniadi mengatakan, kondisi korban usai kecelakaan memang berlumur darah akibat tabrakan keras. Menurut dia, saat ini Unit Laka Satlantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal kondisi korban apakah dalam pengaruh minuman keras atau mengantuk.

“Kami masih dalam lidik, diduga akibat kecepatan tinggi korban tidak bisa menguasai kendaraan, sehingga lepas kontrol. Sementara masih dugaan sementara korban akibat mabuk,” ujar Kurniadi.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge