0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UPTD Metrologi Ajak Warga Ukur Ulang Ketepatan Timbangan

Ilustrasi: ukur timbangan (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Solo – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Solo diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan timbangan atau alat ukur standar. UPTD ini baru dibentuk kota Solo yang merupakan UPTD kelima di Indonesia setelah Surabaya, Batam, Balikpapan, dan Kabupaten Malang.
“Ini adalah kota kelima di Indonesia yang kita resmikan, kita harapkan pada Oktober 2016 nanti sudah akan ada di tiap kota UPTD semacam ini,” ungkap Direktur Metrologi, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Hari Prawoko, kemarin.

Menurut Hari, UPTD ini penting untuk dibentuk guna mengurangi kecurangan yang masih kerap terjadi di masyarakat. Namun selain itu tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan tera ulang alat ukur miliknya harus turut dibangun.

“Sebenarnya kecurangan ini bukan hanya berdampak pada kerugian secara kasat mata saja, melainkan juga kerugian secara agama. Tak hanya amanat Undang-Undang saja yang mengatur masalah timbangan, tetapi juga Tuhan Yang Mahakuasa. Agama apapun, mengajarkan tentang akurasi timbangan,” katanya.

Hari menyebutkan, sesuai UU Nomor 2 tahun 1981, yang bersangkutan dapat dikenakan hukuman denda Rp 1 juta dan pidana penjara maksimal 1 tahun.

Sementara, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, dirinya mendorong masyarakat untuk sadar dalam melakukan tera ulang alat ukur yang mereka miliki.

“Sekarang sudah ada UPTD Metrologi masyarakat bisa mengukur ulang timbangan mereka disini,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge