0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Digilir Pacar dan Dua Temannya, Gadis SMP Lapor Polisi

(Ilustrasi) (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Mawar (bukan nama sebenarnya) seorang pelajar SMP di Kabupaten Gunungkidul yang baru berusia 15 tahun menjadi korban pencabulan oleh JN (23) pacarnya dan dua teman pacarnya Dw dan AN, Sabtu (25/5) lalu. Mereka mencabuli Mawar dalam di bawah pengaruh minuman keras.

Menurut Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Herry Suryanto, ke tiga pelaku dilaporkan ke polisi setelah orang tua korban mengetahui kejadian tersebut. Saat ini pihak kepolisian juga sudah berhasil menangkap JN.

“Sekarang kami sudah mengamankan pacar korban yang merupakan pelaku pencabulan,” katanya pada wartawan, Jumat (5/6).

Kejadian tersebut terungkap setelah paman korban mencari korban yang tidak kunjung pulang ke rumah padahal hari sudah malam. Paman korban sudah mencari korban ke rumah teman korban tapi tidak juga menemukan. Barulah pada pukul 21.00 WIB, korban pulang ke rumah.

Saat didesak oleh pamannya, akhirnya korban buka mulut bahwa dia sudah dicabuli oleh pacarnya dan dua teman pacarnya secara bergiliran. Mendengar hal tersebut paman korban pun memberitahu orangtua korban dan kemudian melapor ke polisi.

“Pencabulan ini dilakukan oleh tiga orang, di dua lokasi yang berbeda. Pencabulan pertama dilakukan di rumah rekan korban di wilayah Semanu. Ke tiga pelaku kemudian berpesta miras, setelah itu korban berhubungan badan dengan JN, lalu teman JN menyusul dan melakukan dicabuli AN saat di kamar mandi,” terang Herry.

Tidak selesai sampai di situ korban kembali dibawa ke sebuah rumah di daerah Selang. Di sana korban kembali berhubungan badan dengan JN dan kemudian digilir oleh Dw. Korban baru diantar pulang oleh JN ke rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB.

“Awalnya korban mau dibawa ke losmen, tapi tidak boleh sama penjaga karena masih pakai seragam sekolah,” tambahnya.

Saat ini JN yang merupakan seorang kernet bus diamankan petugas, sementara Dw dan AN melarikan diri. JN pun dijerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

[hhw]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge