0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Jadi Boyolali, Bupati Pidato Hanya 3 Menit

Upacara Hari Jadi Boyolali

dok.timlo.net/nanin

Upacara Hari Jadi Boyolali

Boyolali — Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke 168 di depan Gedung Putih di Komplek Perkantoran Terpadu, Kemiri, Mojosongo, Jumat (5/6), berlangsung khidmat. Hanya saja, suasana berubah menjadi ramai, saat Bupati Seno Samudro membacakan sambutanya yang hanya tiga menit.
Wes ngelewati sewu kuto bareng saiki gagasen Lek Toyib dua kali Lebaran dua kali puasa abang (Bupati berhenti bernyanyi). Kuwi Lek Toyib kok arep didadeke bupati 2 kali mbuh ra ngerti. Dirgahayu Kabupaten Boyolali ke-168, tambah maju, gemah ripah loh jinawi, resik kotaku, rukun wargaku, sehat rakyatku,” kata Bupati Seno Samudro.

Pendeknya sambutan bupati ini langsung direspon peserta upacara dengan tepukan tangan. Pasalnya, peserta upacara yang mengenakan baju Kejawen lengkap ini sudah berdiri di barisan di bawah terik matahari sejak pukul
07.00 WIB sementara upacara baru berlangsung pukul 08.30 WIB.

Selain mengenakan pakaian Kejawen, seluruh tata urutan upacara juga menggunakan bahasa Jawa. Hal ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya dan bahasa Jawa. Sementara bupati sendiri mengenakan ageman surjan lurik warga hijau.

“Ada banyak hal yang masih harus diselesaikan, yang terpenting masyarakat tetap solid dan Boyolali tetap kondusif,” tandas Bupati ditemui usai upacara.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge