0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Patuh di Wonogiri, 2101 Pengendara Ditilang

Operasi Patuh Candi 2015

dok.timlo.net/tarmuji

Operasi Patuh Candi 2015

Wonogiri — Selama digelar Operasi Patuh Candi 2015, jumlah angka kecelakaan di Wonogiri menurun. Bahkan kedisiplinan dan kepatuhan pengguna jalan raya meningkat.
“Tujuan Operasi Patuh Candi ini bertujuan menekan angka kecelakaan sekaligus sebagai bentuk Kamtibselsatlantas jelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Sri Ningsih Iriani didampingi KBO Satlantantas Polres Wonogiri Iptu Sardi, Jumat (5/6).

Menurutnya, Operasi Patuh Candi digelar selama 14 hari, mulai 27 Mei lalu hingga 9 Juni mendatang. Dikatakan, sampai saat ini, pihaknya telah mencatat sebanyak 11 kasus kecelakaan lalu lintas, namun hanya menyebabkan luka ringan sebanyak 16 orang, dengan menyebabkan kerugian material Rp 11 juta.

“Tidak ada Lakalantas yang sifatnya fatalitas atau menyebabkan luka berat maupun korban jiwa,” jelasnya.

Dari hasil Operasi Patuh yang digelar selama dua pekan ini, dapat diketahui ada sebanyak 2101 pengendara kendaraan dikenai sanksi Tilang, sedang sanksi teguran lisan sebanyak 423 orang. Kemudian, sanksi tertulis diberikan kepad 247 orang.

“Sangsi Tilang didominasi oleh pengendara sepeda motor,yang kebanyakan anak-anak remaja,”katanya.

Dikatakan, para pelanggar yang dikenai sanksi disebabkan karena alat kelengkapan kendaraannya menyalahi aturan. Seperti,tak memiliki surat ijin mengemudi (SIM), spion, lampu, roda tidak standar dan knalpot dicemplong (tidak standar).

“Personel yang kami terjunkan untuk memback-up kegiatan ini sebanyak 39 personel, 15 dari anggota Satlantas, selebihnya fungsi pendukung,” tegasnya seraya menambahkan, tidak hanya masyarakat saja ,namun anggota Polantas pun harus juga meningkatkan kedisiplinannya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge