0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Calhaj Jangan hanya Berbekal Tekad yang Nekat

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua MUI Solo, Prof Dr dr H Zainal Arifin Adnan Sp PD-KR (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Prof Dr dr H Zainal Arifin Adnan Sp PD-KR menyatatakan, bimbingan kesehatan untuk calon haji adalah perlu. Agar calon haji mengetahui dan menyadari pentingnya
kesehatan dan mampu memelihara kesehatan sejak di Tanah Air hingga ke Tanah Suci.

“Calon haji harus mampu mengenal penyakit yang mungkin terjadi dan usaha pencegahannya,” jelas Prof Zaenal Arifin Adnan saat berbicara soal “Persiapan Kesehatan Calon Haji” di depan peserta Manasik Haji dan Umroh yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, di Balai Muhammadiyah Solo, Jumat (5/6).

Zaenal Arifin Adnan yang juga dokter spesialis penyakit dalam mengatakan, kondisi lingkungan di Arab Saudi berbeda secara bermakna dengan kondisi di Indonesia. Baik perbedaan musim, seperti panas dan dingin, kelembaban udara yang rendah, dan sebagainya.

Diingatkan,  kondisi kesehatan calon haji berbeda-beda. Baik berisiko ringan, sedang dan tinggi, meski ada yang tanpa resiko. Hal ini terkait penyakit yang mungkin diidapkan seperti jantung, kencing manis, alergi, reumatik, hipertensi, asma atau penyakit paru menahun, cacat ginjal, dan sebagainya.

“Jangan hanya berbekal tekad yang nekat, merepotkan orang lain, bahkan mengganggu ibadah,” tandasnya.

Oleh karena itu, kata Zaenal, bimbingan kesehatan dan pemeriksaan secara teratur dimaksudkan agar calon haji yang sehat tetap terpelihara kesehatannya, apalagi calon haji resiko tinggi akan terkontrol penyakitnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge