0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jarang, PT Lakukan Identifikasi Mahasiswa Baru Bidang Soft Skills

Sukoharjo – Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Suyatmin Waskito Adi mengemukakan, umumnya jarang sekali perguruan tinggi melakukan identifikasi awal kondisi mahasiswa baru dari sisi soft skills-nya. Yang banyak dilakukan perguruan tinggi adalah mengidentifikasi kondisi awal kemampuan dalam berbahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya.

“Program studi juga jarang menanyakan kepada mahasiswa baru maupun lama tentang pembelajaran apa yang disukai dan tidak disukai selama ini,” ujarnya saat berbicara tentang Pengembangan Softskills Mahasiswa, di Kampus UMS, Kartasura Sukoharjo, Kamis (4/6).

Suyatmin mengatakan, dalam era kepuasan konsumen, hal itu harus sudah berubah, kita harus lebih banyak berkomunikasi dan menggali informasi dari mahasiswa kita. Untuk itu, perlu digali potensi-potensi yang ada di setiap perguruan tinggi. Kadangkala, apa yang bagus dan dapat diterapkan di satu perguruan tinggi dalam pengembangan soft skills belum tentu dapat diterapkan begitu saja di perguruan tinggi lainnya.

“Boleh jadi strategi dan tekniknya akan bervariasi tergantung pada visi perguruan tinggi, soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa saat ini dan harapan pengembangan soft skills dari mahasiswa, kebutuhan soft skills para pengguna lulusan dan mentor serta sarana prasarana yang dimiliki perguruan tinggi,” jelasnya.

Menurut Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, organisasi mahasiswa yang diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi umumnya telah banyak muatan soft skills yang dapat dikembangkan oleh mahasiswa. Hal ini akan berhasil guna jika program yang digulirkan lebih terarah untuk mengembangkan atribut tertentu sesuai dengan kebutuhan mahasiswanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge