0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Puas dengan Kinerja Polsek, Puluhan Banser Datangi Polresta Solo

Puluhan anggota Banser berbaris di Halaman Polresta Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama mendatangi Polresta Solo. Mereka mengadu terkait lambatnya penanganan laporan penganiayaan terhadap anggota Banser. Selain mendatangi Polresta Solo, mereka sebelumnya juga mendatangi Polsek Serengan dan Polsek Laweyan.

“Kami kesini ingin silaturahmi sekaligus ingin mengadu terkait anggota kami yang sempat dianiaya oleh sekelompok pemuda pada pertengahan Mei lalu. Namun, sampai saat ini belum ada tindakan riil untuk menindak lanjuti laporan ini,” kata Ketua Korwil Banser Karisidenan Solo Raya, Ali Mahbub, Kamis (4/6) sore.

Dikatakan, awal mula peristiwa ketika seorang anggota Banser yang berprofesi sebagai tambal ban bernama Roni (26) dituduh memiliki miras oleh seorang pemuda yang diketahui bernama Qomari. Waktu itu, Roni yang memang dahulu memiliki masa lalu kelam mengaku tidak memiliki minuman yang memabukkan seperti yang dituduhkan.

Sempat terjadi ketegangan diantara keduanya, hingga akhirnya Qomari pergi. Namun tak berselang lama, Qomari datang dengan membawa puluhan temannya mendatangi rumah Rony dan melakukan sweeping. Lebih parahnya lagi, Roni juga dihajar dan tempat usaha menghidupi keluarganya turut dirusak.

“Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Serengan. Selang beberapa hari, karena tidak ada perkembangan positif kami mengantar saudara Roni untuk melapor ke Polsek berbeda yakni, Polsek Laweyan,” terangnya.

Lantaran perkembangan dinilai lambat, maka pihaknya berinisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polresta Solo.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi berjanji akan menuntaskan keluhan anggota Banser. Meski begitu, pihaknya menegaskan supaya anggota Banser menahan diri dan tidak mudah terpancing isu yang beredar.

“Prinsip kami semua sama dimata hukum. Yang dilakukan teman Banser sudah benar dengan lapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri. Penyidikan, serahkan pada pihak kami,” tegas Kapolresta.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge